Dariku dan Untukku..


Dariku dan Untukku

Seperti pohon..
Ketika cuaca beralih, dari dingin ke panas atau sebaliknya, dia terus bertahan
Ketika hujan dan halilintar bersahut-sahutan meneriakinya, dia tak bergeming
Ketika angin berhembus kencang, sekuat-kuatnya akar menahan pijakannya pada bumi

Dan seperti pohonpun..
Ketika dia membutuhkan nutrisi, batangnya melemah menunjukkan ketidakberdayaannya
Ketika dia membutuhkan cahaya matahari, daunnya menguning menyampaikan perasaannya
Ketika dia membutuhkan air, akarnya memanjang isyarat mencari pertolongan

Mungkin dia akan mati besok, setelah kemarau lewat..
Mungkin dia akan mati hari ini ditebang oleh pengunjung liar..
Mungkin..
Tapi selama masa hidupnya dia telah berusaha sekuatnya akar, batang, dan daunnya..

Aku terbangun dari mimpi panjang tentang hidupku, dan aku tersadar telah mati oleh apa yang menjadi pikiranku sendiri. Pikiranku menua jauh melebihi pergerakan tangan dan kakiku, sementara mereka yang telah mati hanya bisa diam. Pendek kata, aku telah mematikan ragaku di luar kesadaranku dan menghidupkan jiwaku beberapa tahun lebih tua dari waktuku saat ini. Mereka yang merasa mengerti akan mengangguk-angguk dan berasumsi, sisanya akan tertawa atau hanya diam. Aku bisu saat mereka bicara, aku bicara saat mereka diam. Bahkan terkadang, aku terlalu banyak bicara. Diam atau bergerak, diam atau berbicara, bahkan diam atau mati. Ini adalah peringatan untuk diriku sendiri untuk berusaha sebaik-baiknya dalam menghadapi tantangan.Berjalan dalam keyakinan atau mati karena pemikiran. Cheers!!

To be One (opening theme on Sea Games XXVI)


I see rainbow in the sky
Colors that brighten my world
I hear the hummingbird
Singing a beautiful song
The song of love and laughter
The song of peace and hope
I dont want this to end
I want this to be forever

Eventhough we’re not the same
Different ways
And we walk on
Different path
Different road
In this life
Can we hold each others hand
Together in this world
And be as one

It will be a better place
Better home
Place that gives us peace of mind
Filled with love
No more tears
Place where you untie the love
No more lie on this life
The place for us
To be one

I see rainbow in the sky
Colors that brighten my world
I hear the hummingbird
Singing a beautiful song
The song of love and laughter
The song of peace and hope
I don’t want this to end
I want this to be forever

Eventhough we’re not the same
Different ways
And we walk on
Different path
Different road
In this life
Can we hold each others hand
Together in this world
And be as one

It will be a better place
Better home
Place that gives us peace of mind
Filled with love
No more tears
Place where you untie the love
No more lie on this life
The place for us
To be one

The place for us
To be one
To be one

A beautiful song from Aluna Sagita Gutawa or fondly called as Gita Gutawa
It was also the song on SEA GAMES XXVI opening which was sang by Judika Indonesian Idol
Remarkable

If I were a thing, in fact…


If I were a blue little cup, here I was trying to handle boiled coffee on my own
I couldn’t hear because my only ear was so tightly held
I couldn’t see because the coffee was so thick obscuring the view
In fact…

I was the one who held that blue little cup of hot coffee
I felt the heat burning my fingertips and tongue as well
Even I heard their every word, played back in mind, recorded them
I saw lie and anger, but then I learned how to argue as best they did

If I were a little bird that fell down from the highest branch
My wings was broken and I needed a helping hand of an angel
My only hope was just tweet as hard to call my mom up there
In fact…

I was its helping hand to even just put it aside the road
My heart also broken by its tears and softly voices
I wished I could go as soon as the wind just drop another one
But then, I was the only intermediary to its mom high above

now playing Love is You – Ten2Five


This is how I feel
Whenever I’m with you
Everything is all about you
Too good to be true

Somehow I just can’t believe
You can lay your eyes on me
If this is a fairytale
I wish it will end happily

Even though we are apart
I can feel you here next to me
Here and now I will vow
Stay with me

Let me love you
With all my heart
You are the one for me
You are the light in my soul

Let me hold you
With my arms
I wanna feel love again
I wanna feel love again
I wanna feel love again
Cuz I know
Love is you

Looking for Your Face


From the beginning of my life
I have been looking for your face
but today I have seen it

Today I have seen
the charm, the beauty,the unfathomable grace
of the face that I was looking for

Today I have found you
and those who laughed and scorned me yesterday
are sorry that they were not looking as I did

I am bewildered
by the magnificence of your beauty
and wish to see you with a hundred eyes

My heart has burned with passion
and has searched forever for this wondrous beauty
that I now behold

I am ashamed
to call this love human
and afraid of God to call it divine

Your fragrant breath
like the morning breeze
has come to the stillness of the garden

You have breathed new life into me
I have become your sunshine
and also your shadow

My soul is screaming in ecstacy
Every fiber of my being
is in love with you

Your efflugence
has lit a fire in my heart for me
the earth and sky

My arrow of love
has arrived at the target
I am in the house of mercy
and my heart is a place of prayer

The Love Poems of RUMI
Edited by Deepak Chopra
Translations by Farsi scholar Fereydoun Kia

Well, four thubms up for the exquisite decription of ‘You’ above. All Rumi(es) in english version were very amazing, I don’t even imagine how incredible the original one in Persian was!! Love it❤

1 Desember 2010


Setiap kali saya terbangun, seolah setiap hari adalah hari yang sama.
saya merasa semuanya tidak berubah, belum berubah..
Saya masih merasakan perasaan yang sama,
saya masih mengingat orang yang sama,
saya masih memandang album yang sama,
saya masih mengingat kenangan yang sama,
saya masih menyebutkan nama yang sama,
saya masih berada di jalan yang sama.
Dari semuanya ada satu hal yang pasti berubah.
Anda sudah tidak lagi dengan saya.

Saya berusaha memahami posisi saya, posisi anda, dan semua yang terjadi belakangan.
Dan itulah yang membuat saya bertahan dalam diam dengan sesekali raungan.
Tahukah anda bahwa ini tidak mudah?
Ah, anda bahkan sudah tidak peduli lagi.

Saya dan anda tahu bahwa kebersamaan yang dibina tidak akan selamanya, dan untuk itulah
masing-masing berusaha membuat setiap detilnya menjadi indah.
Begitu banyak hal yang terjadi, begitu banyak hal yang harus dikorbankan justru
membuat perubahan ini menjadi teramat tidak mudah.
Dan kali ini saya benar-benar tidak berlebihan.
Saat semuanya terjadi, saya selalu meyakinkan diri saya sendiri bahwa ini bukan mimpi.
Perubahan telah menampar saya.
Saya tidak dapat menerima kenyataan.

Kemudian, saya mulai belajar menepis semua pertanyaan, sedikit demi sedikit.
Saya mulai menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan penting dan sama sekali tidak penting.
Saya melakukan apa yang seharusnya saya lakukan.
Saya bertahan seperti apa yang anda lakukan.
Tetapi saya bertahan dengan kesendirian.
Dan saya merasa jauh lebih lebih hebat dari anda yang begitu sibuk mencari.

Mmmm, sejujurnya itu membuat saya terluka lebih dalam lagi.

Tapi lihatlah bagaimana Tuhan saya membawa saya pada kekuatan yang begitu besar ini.
Saya sangat bersyukur bahwa saya tidak pernah sendiri.

Dengan ijinNya, saya bertemu anda.
Dan dengan kehendakNya lah, saya harus berpisah dengan anda.

Kesempatan yang singkat ini telah mengajarkan pada saya tentang arti memiliki.
Benar-benar memiliki sesuatu dan berusaha menghargai sesuatu.
Peliknya, saya yang dulu begitu egois.
Hai lelaki, adakah saya pernah menyakiti hati kalian?
Karena hal ini ternyata bisa begitu menyakitkan. Sungguh.
Maafkan saya untuk semua yang telah lewat.

Kemudian kali ini saya diberikan ujian lain untuk untuk diselesaikan.

Kehilangan mungkin akan membuat saya berpikir seribu kali untuk memiliki.
Mungkin..
Masih mungkin..
Tetapi kehilangan jelas membuat saya lebih berhati-hati.

Saya akan baik-baik saya dan Tuhan bersama saya.

Tuhan saya sangat baik pada saya.
Dia memberikan ujian pada keluarga saya, dan Dia mendatangkan anda untuk menggandeng tangan saya.
Dan kali ini ujian saya adalah anda dan keluarga saya.
Tuhan membiarkan saya belajar sendiri untuk melihat dan mendengar.
Dibukakan olehNya satu per satu kebenaran.
Dibiarkan olehNya suara-suara yang berbisik pelan.
Supaya saya diam.
Supaya saya tidak hanya mendengar raungan diri saya sendiri.
Supaya saya menilai, memilah, dan keluar dari belenggu yang saya ciptakan sendiri.
Demi langit bumi dan segala isinya, ini tidak mudah.

Tetapi Tuhan saya benar-benar menjawab setiap doa saya.

Tuhan tahu bahwa saya sangat lemah, sehingga Beliau memberikan pelajaran ini pada saya.
Dia mengambil kembali apa yang telah Dia berikan tepat pada saat saya benar-benar menginginkannya.
Dia ingin kembali mengingatkan saya.
Apa-apa yang ada di dunia adalah milikNya dan akan kembali kepadaNya.

Dan pemikiran ini telah membawa saya jauh, sangat jauh ke depan.
Kehilangan ini menjadi urusan sepele.
Saya memiliki orang tua yang sangat menyayangi saya,
saya memiliki adik-adik yang peduli pada saya,
saya memiliki teman yang senantiasa mengulurkan tangannya untuk saya,
saya memiliki lebih dari apa yang saya inginkan.
Saya terbuai.
Dan saya terlupa, bahwa semua yang saya miliki tidaklah selamanya bersama saya.
Bagaimana kalau ternyata orang-orang yang berada di dekat saya, benar-benar meninggalkan saya?
Selamanya…

Hanya Dialah, Allah SWT yang akan selalu bersama saya.
Beliau sedang mempersiapkan saya pada rencana besarnya.
Dan saya meyakininya.

Ya Allah..
Terimakasih untuk rasa sakit dan pedih yang begitu menyesakkan.
Terimakasih untuk air mata yang tertahan ataupun yang melegakan.
Terimakasih untuk tamparan yang begitu membekas.
Terimakasih untuk kegilaan dan kebodohan yang lewat.
Terimakasih untuk kewarasan yang terkadang lenyap sesaat.
Terimakasih untuk benda-benda penuh kenangan yang terkadang mengaburkan pandangan.
Terimakasih untuk ingatan dengan kapasitas tak-terbatas-gigabyte yang begitu tajam.
Terimakasih untuk malam-malam panjang yang saya lewati dengan mata terbuka.
Terimakasih untuk telinga-telinga yang menjadi pendengar setia kegalauan.
Terimakasih untuk membuat saya tetap berpikir panjang sebelum bertindak.
Terimakasih untuk kebencian yang tidak pernah berkunjung datang.
Terimakasih untuk kekuatan yang begitu luar biasa ini.
Terimakasih untuk kembali mengingatkan cintaMu yang paling nyata dan abadi.
Terimakasih untuk segala hal yang tidak tersebut.

Terakhir,
terimakasih untuk celetukan seorang dosen statistik yang sangat khas,’Anda masih dengan saya?’ sebagai inspirasi tulisan ini.

Tulisan ini sebagai reminder pada diri saya sendiri, bahwa semua yang terjadi memang sudah seharusnya.
Karena terkadang, rasa sakit dan kepedihan membuat saya benar-benar tersesat.
Bismillahhirahmannirrahim..

Evanescence – October


I can’t run anymore,
I fall before you,
Here I am,
I have nothing left,
Though I’ve tried to forget,
You’re all that I am,
Take me home,
I’m through fighting it,
Broken,
Lifeless,
I give up,
You’re my only strength,
Without you,
I can’t go on,
Anymore,
Ever again.

My only hope,
(All the times I’ve tried)
My only peace,
(To walk away from you)
My only joy,
My only strength,
(I fall into your abounding grace)
My only power,
My only life,
(And love is where I am)
My only love.

I can’t run anymore,
I give myself to you,
I’m sorry,
I’m sorry,
In all my bitterness,
I ignored,
All that’s real and true,
All I need is you,
When night falls on me,
I’ll not close my eyes,
I’m too alive,
And you’re too strong,
I can’t lie anymore,
I fall down before you,
I’m sorry,
I’m sorry.

My only hope,
(All the times I’ve tried)
My only peace,
(To walk away from you)
My only joy,
My only strength,
(I fall into your abounding grace)
My only power,
My only life,
(And love is where I am)
My only love.

Constantly ignoring,
The pain consuming me,
But this time it’s cut too deep,
I’ll never stray again.

My only hope,
(All the times I’ve tried)
My only peace,
(To walk away from you)
My only joy,
My only strength,
(I fall into your abounding grace)
My only power,
My only life,
(And love is where I am)
My only love,
My only hope,
(All the times I’ve tried)
My only peace,
(To walk away from you)
My only joy,
My only strength,
(I fall into your abounding grace)
My only power,
My only life,
(And love is where I am)
My only love.

_____________________________________
At first, I love this song as the melody was so beautiful.
Then, the lyrics just so me.
Finally, from the title, seems like this song was made for me.

AMANAH ALSTE 2006: KATALOG dan REUNI: PENTING Mohon dibaca dan didiskusikan


Berikut note dari Buna Rizal yang saya copas:

Assalamualaikum wr. Wb.

Yth,rekan2-rekan alumni sma 3 Semarang (ALSTE) 2006 yang kami banggakan dan sedang dalam proses menaiki tangga kesuksesan masing-masing,

Mohon Maaf lahir dan batin.Minal aizdin wal fa izin. Selamat Idul Fitri 1431H. Selama masih dalam suasana lebaran tiada salahnya kami memohon maaf lagi kepada rekan-rekan semua. Semoga dengan saling memaafkan maka hubungan semangat kekeluargaan, kekompakan,saling percaya di antara angkatan menjadi semakin kokoh. Insya allah dengan modal semangat tersebut kita bisa saling membantu kelak dalam meraih kesuksesan dunia dan akhirat.

Kami mewakili panitia Katalog SMA 3 angkatan kita (yang tiada akhirnya) sekaligus mantan mitratama smaga, ingin mendiskusikan DUA isu penting yang tentunya akan menguji kekompakan kita setelah 4 tahun lulus dari bangku SMA. Kami berharap notes ini dapat menjembatani ide dari rekan-rekan semua dan pada akhirnya mencapai sebuah konsensus, musyawarah mufakat alste 2006.

1. Katalog SMA 3 Semarang

Sudah sewajarnya menjadi hak rekan-rekan untuk menerima katalog SMA 3 2006 sejak Agustus 2006. Beberapa alasan mengapa katalog tersebut tiada berwujud sampai sekarang adalah karena manajemen panitia yang salah. Kami akui hal tersebut dan teman-teman berhak marah, emosi, maupun mencibir panitia selama 4 tahun terakhir. Kami sadar akan konsekuensi itu sebagai panitia. Meskipun panitia gagal menjanjikan katalog 4 tahun lalu, ada suau hal yang kami dapat janjikan. Yaitu niat panitia yang amanah, tulus, dan tidak pernah ada usaha untuk berkonspirasi dan memanfaatkan uang teman-teman untuk keperluan pribadi, atau ‘korupsi’ bahasa pejabatnya. Dana total dari rekan-rekan (yang sudah membayar) sejumlah 51.051.000 sudah diberikan sepenuhnya kepada pihak CV.Open mind selaku desainer dan percetakan sejak Juli 2006. Bukti transaksi bisa teman2 download di mailing list angkatan kita

http://groups.yahoo.com/group/smaga_0304/files/

Kemudian pada akhir tahun 2007 panitia tetap berusaha untuk menghasilkan katalog tersebut untuk kepentingan networking. Maka kami berinisiatif untuk membuat MOU baru dengan deadline Januari 2008. Meskipun desain 60% sudah dibuat, pada akhirnya 1 lembar katalogpun gagal tercetak. Surat perjanjian yang baru dan desain sementara yang sudah jadi juga bisa di download pada link di atas. Kami juga akan segera upload file dan desain sementara pada grup SMA 3 ini (terima kasih pada Dhimas Erryska a.k.a Doyok yang sudah membuat grup ini).

Bulan demi bulan berlalu, katalog pun tetap menjadi sebuah omongan saja. Baru akhir-akhir ini pada pertengahan 2010 CV.Open Mind menyatakan MENYERAH dalam melanjutkan proyek kita, meskipun sudah memegang 51 juta dalam 4 tahun. Oknum ini juga mengatakan belum mampu mengembalikan uang kita, atau dengan kata lain telah memakan 51 juta kita. Tentu ini membunuh harapan panitia untuk menebus hutang katalog kami. Jelas-jelas usaha PENIPUAN! Kami mengakui kurang tegas dalam berurusan dengan percetakan laknat itu, semestinya tindakan tegas dilakukan sejak bertahun-tahun yang lalu. Kami tidak merealisasikan saran-saran ketegasan hukum dari rekan seperti Nur adhi yang kuliah di hukum, maupun Teguh Mulia yang memiliki Ibu kandung seorang pengacara. Kami terlalu ‘percaya’ dengan percetakan ini.

Jalur hukum pasti akan kami tempuh setelah notes ini kami upload. Namun jalur hukum pun tidak bisa menjamin uang kita kembali. Karena proses yang agak lama dan dilihat dari keadaan financial percetakan yang memang bangkrut parah tanpa asset-asset yang berharga.

Penundaan dapat terjadi pada system apa saja,namun kami sadar penundaan katalog ini sudah amat keterlaluan dan kami sudah berkomitmen untuk menyelesaikan katalog akhir tahun ini pada minggu ke -3 Desember. Lewat dari tanggal itu pada tahun ini, katalog jadi pun PERCUMA TOTAL. Namun kami BUTUH bantuan REKAN –REKAN SEMUA.

2.Reuni alste 2006

Sudah menjadi tradisi alste setiap angkatan untuk mengadakan reuni pada tahun ke-empat sesudah kelulusan SMA. Hal ini dilakukan atas dasar pentingnya silaturahmi dan networking rekan-rekan semua. Tahun keempat merupakan milestone dalam perjalanan karir sebagian besar dari alumni sebuah almameter SMA. Saat dimana kita semua mulai mengambil keputusan dan move on. Saat itulah tahun dimana kita mulai lulus kuliah, mendapatkan pekerjaan, melanjutkan kuliah S2, memutuskan mendirikan perusahaan sendiri, terlibat dalam politik, dan keputusan2 krusial lainnya dalam perjalanan karir seseorang. Jadi sebelum teman-teman sukses di jalur masing-masing menjadi direktur, manajer, CEO, pemilik asset, penerima beasiswa luar negeri S2+S3, professor, artis, model,pejabat DPR, konglomerat, staff ahli depkeu, panglima perang, kapolda,insyinur,kontraktor, dokter, desain arsitek, businessman,suami, istri dst.. Maka perlu reuni guna membangun kembali relasi keakraban yang pernah kita semua miliki pada jaman SMA. Tidak hanya mengenang masa indah SMA namun menggunakan semangat itu untuk bersama-sama membangun masa depan yang indah, melalui network yang strategis.

Kami telah memberi amanah kepada rekan kita AGUNG HADI SANTOSO (Ahad) untuk mengkoordinir reuni penting ini. Beliau memiliki pengalaman lauar biasa dalam event organizing. Selama ini Agung sudah berpengalaman mendesain dan menjalankan event untuk institusi swasta maupun pemerintah.

Kami membutuhkan saran teman-teman untuk tanggal yang paling sesuai. Ada dua alternatif,

hari sabtu tanggl 18 Desember 2010 atau Jumat tanggal 24 desember 2010. Tentu untuk mengakomodasi rekan-rekan yang sudah bekerja dan sebelum merayakan Hari Raya Natal dan tahun baru. Kami tidak yakin apakah libur bersama PNS sudah dimulai sejak 18 desember.

Acara akan dibuat meriah, insya allah mengulang kesuksesan prom nite yang dikomando oleh saudara Dandung 4 tahun lalu. Informasi terakhir dari Agung Hadi, bahwa iuran per alumni sebesar Rp100.000,00. Tentu jumlah yang tidak banyak sebagai modal membangun relasi dari sekarang. Desember masih 3 bulan lagi, jadi ada baiknya menabung dari sekarang. Meskipun jumlah tersebut tidak seberapa bagi rekan-rekan kita yang lulus kuliah super cepat dan sekarang menduduki posisi sebagai employee perusahaan.

Kembali ke isu katalog yang tiada berujung. Kami merasa momentum reuni alste 2006 ini adalah waktu yang paling akurat untuk membagikan katalog. Dengan kondisi keuangan kita yang terzalimi, sesuai penjelasan poin A, maka kami menawarkan dua solusi:

1) Menuntut percetakan dengan harapan uang kita kembali namun dengan konsekuensi tidak menghasilkan katalog. Kami mengerti bahwa idealnya mengembalikan total uang yang telah digunakan kemudian memberr tugas percetakan lain untuk membuat katalog. Namun scenario ‘ideal’ ini tidak memungkinkan mengingat kondisi financial percetakan dan mepetnya reuni desember.

2) Sebagai satu angkatan menanggung resiko kezaliman dari percetakan dengan iuran kembali dan melanjutkan proyek katalog dengan percetakan lain. Kebejatan percetakan CV.Open Mind merupakan sebuah force majeur di luar kendali panitia Namun knonsekuensinya harus ditanggung bersama sebagai sebuah kesatuan, tidak mampu jika secara parsial lewat panitia saja. Penanggung jawab alternative ini adalah saudara Dhimas Erryska, yang telah berhasil mengembalikan Pensaga ke sma 3 pada tahun 2005. Dibantu desainnya oleh saudara Ryan Darmawan. Mereka juga dulu memiliki andil dalam kesuksesan prom night. Jujur, 4 tahun lalu terdapat dikotomi, gap antara panitia katalog dan prom. Semestinya kami meminta pertolongan mereka sejak dulu, mungkin saja masalah katalog tidak akan seperti ini. Kurang lebih iurang tersebut akan berkisar antara 75rb-100rb. Kami berani mengambil langkah ini karena mendapat pinjaman modal 20 JUTA sebagai biaya operasional dan down payment utama untuk mencetak kurang lebih 300 eksemplar. Kenapa 300? Dengan prinsip minimasi resiko, kami tidak ini sembrono dan percaya bahwa 521 alste akan membantu katalog ini, bahkan mungkin ada yang tidak peduli. Tentu itu pola pikiir yang sah karena rekan-rekan sudah sangat dewasa dan memiliki skala prioritas masing-masing. Dalam forum grup fb ini saja sudah tercatat 232 orang.

Namun jika teman-teman rela menghidupkan proyek ini maka fitur tambahan yang didapat:

– Foto katalog SMA sekaligus foto rekan-rekan SAAT INI yang akan kami ambil dari facebook atau bisa dikirm via email kepada panitia

– Data diri paling uptodate, karena kami yakin nomer telp, alamat, (mungkin MUKA juga), telah berubah dalam 4 tahun terakhir. Jika networking menjadi tujuan utama, maka info paling uptodate menjadi paling relevan. Tema katalog berubah dari katalog perpisahan menjadi katalog reuni. Dengan konsep Before-After. Yang akan menjadi bahan canda tawa saat reuni bulan desember.

Sekian isi hati dan pikiran panitia,semoga alternative yang kami usulukan berdasar amanah melayani alste 2006, dapat didiskusikan di forum dan mencapai keputusan bersama. Apapun keputusan yang dicapai, kami percaya itu merupakan yang terbaik untuk angkatan kita.

Diskusi dapat dilanjutkan dengan memberi comment notes ini atau di forum alste 06 yang di admi oleh Doyok

http://www.facebook.com/group.php?gid=312674635156&v=wall&ref=ts#!/group.php?gid=312674635156

Sekian, terima kasih banyak telah menyempatkan waktu membaca post ini. Mohon tag rekan-rekan SMA 3 lainnya. Kalau perlu di copy paste kemudian bikin di notes fb masing2 biar semua alste 06 bisa ditag. Dengan ngetag dan re-post menunjukkan tindakan langsung teman2 dalam menjawab tantangan angkatan kita.

Salam

Buna Rizal-mewakili panitia

Link aslinya adalah
http://www.facebook.com/feeds/notes.php?id=622301126&viewer=712289167&key=527c9e00a4&format=rss20
Mau berkomentar, silahkan di
http://www.facebook.com/note.php?note_id=153673684654032
Join forum ALSTE 06 di Group Facebook

Salam

Daun yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin


Have you read my older post titled ‘Sepenggal Kisah Sepetik Daun’? Okay, then you must read that first before this one.
Daun yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin is a kind of novel. I bought this book in ‘Galaksi Media’ with 20% discount. Then, what makes me want to own this book? Because it’s price is cheap? No no, of course no, this is because I see the material is close to the poem I mention above. It’s not about the whole story on this book, but the philosophy which has chosen by the writer.

“Daun yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin”
Even Fallen Leaves Never Hate the Wind

These are words I love the most from this book:
“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan. Mengikhlaskan semuanya.”
Leaves that fell was never hated the wind. It let itself fall for granted. No fighting. Release everything in peace.

It’s about “Ikhlas”..
The most difficult thing to do in real life..
Hell yeah!
Even last sentence of my poem are,
Andai waktu melambat.. (If only the time goes slower and slower..)
Hoping is easier than releasing, isn’t it?!

The story of the book itself is about a jouney of poor girl in tough situation, how she survive with someone’s help and then develope herselves. She called him an angel, who save her. And how things become rather difficult when this girl love her angel more and more, but they were different 14 years of age.

PS: RECOMMENDED
Daun yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin
Tere-Liye
Gramedia Pustaka Utama

Hey hey, siapa dia??


Kemarin sore, kami pergi berbuka makan siput2an di Tio Ciu, Gejayan. Kami adalah aku, Dira, Reta dan Lia. Selepas makan, masih dengan perut buncit kekenyangan kami menuju kosan.
Sesampainya di muka Kavika, kos-an tercinta, kami tertawa dengan riangnya saling mengejek masuk ke dalam, menaiki anak tangga dengan ringan. Sampai tiba-tiba umi (penjaga kos) tergopoh-gopoh menghampiri, sejurus kemudian kami dikejutkan dengan sebuah berita mencekam. Hasyah!

ADA LELAKI ASING DI ATAS GENTENG KAVIKA.

Dengan nekat dia menapaki genteng-genteng kavika lepas maghrib saat hujan deras lelah mengguyur Yogyakarta sesorean itu. Apa gerangan yang dia cari? Semuanya berasumsi dengan pikiran masing-masing, yang kesemuanya dapat dipilin menjadi satu pikiran. “Mulai sekarang harus pakai pakaian lengkap di kos-an.” Taulah kebiasaan anak kosan yang hobi kutangan.
Usai lelah pembicaraan, masih dengan bertanya-tanya kami menuju kamar masing-masing. Tiba-tiba kami berdiskusi dan berubah pikiran. Sepersekian detik berikutnya kutancapkan pedal gas menuju Pengok, kemudian lanjut menuju Galaksi Media dan kembali ke kos-an.
Malamnya kami berkumpul masih sesekali membahas kejadian tadi sore. Kepikiran. Ngeri aja kalo ada lekong tiba-tiba nongol depan muka! Ditambah lagi habis nonton film orang psikopat. Huhf..
Semoga kami semua dalam lindunganMu.

Previous Older Entries

Mayda on Twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

RSS Simply ask me..

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.