Je suiz amore de toi..


Ini untuk seseorang..
Dia-yang-namanya-jarang-kusebut..
Yang beberapa hari lalu kami melewati ‘happy fourteen’ dalam kebodohan dan aksi bisu..
Yang berdiri di balik pagar pada saat mereka berlari dan menjatuhkan tempat sampah dini hari..
Yang menyodorkan sehelai kertas tisu saat paduan suara jangkrik..
Yang justru tertawa terbahak-bahak saat aku kesal..
Yang bernyanyi dengan suara pas-pasan di tengah pelitnya provider..
Yang selalu berkata dengan nada menyebalkan, ‘gitu gak? Iya gag sih?’..
Yang selalu sok romantis dengan kalimat-kalimat dalam bahasa perancis..
Yang selalu meninggalkan pesan di balik dimensi tiga kertas berwarna..
Yang badannya sangat kurus, bahkan kau tidak yakin dia mempunyai berat badan..
Yang memberi sebatang coklat hanya karena bertanya pada pedagang angkringan,’Pak, yang jualan bensin dimana ya?’..
Yang menolak disentil dengan kata-kata ‘Mbak ***’..
Yang sedang berkutat dengan skripsi yang terus-menerus ditinggalkan..
Yang senang berbincang dengan para tukang di toko..
Yang punya kebiasaan jelek menggaruk lengan seperti monyet..
Yang ada di antara lima atau lebih lainnya..
Yang mencoba membawakan pelangi..
Maaf aku udah bikin ulah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mayda on Twitter

RSS Simply ask me..

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: