Sepenggal Kisah Sepetik Daun


Daun-daun keringpun menghembuskan cerita..
Lirik sendu manja..
Demi masa ketika mereka muda..
Masa hijau dan ceria..

Malam dan siang menjadi saksi..
Rayuan dan nyanyian..
Bayu menjadi pematik..
Saling melambai dan melentik..

Dedaunanpun bercinta..
Memadu kasih mesra..
Hingga habis masa..
Sampai tergeletak tak berirama..

Demi kebersamaan yang begitu erat..
Demi tawa canda yang begitu melekat..
Demi rasa yang kian pekat..
Demi hasrat..

Hembusan bayu tak membuatnya tersadar..
Akan bara yang mungkin membakar..
Dedaunan semakin terlarut..
Mereka terhanyut..

Singkat tetapi melekat..
Pekat tetapi padat..
Penat tetapi rekat..
Andai waktu melambat..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Mayda on Twitter

RSS Simply ask me..

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
%d bloggers like this: